Sabtu, 25 Agustus 2012

Mengapa Saat ku Telah Berdua

Mengapa engkau hadir saat ini, saat aku telah berdua dengannya. Mengapa saat aku berani memastikan persaan ku  bahwa aku mencintaimu, mengapa saat itu juga kau pergi. Mengapa sampai saat ini perasaanku masih kuat untukmu. Mengapa harus dirimu yang aku pikirkan setiap harinya. Kau dan dia jauuh dari sisiku, tapi mengapa kau? mengapa kau yang harus slalu mengganggu pikiranku?

aku tahu tak mungkin bagiku untuk memilikimu, karena aku telah bersamanya. Dan pada kenyataanya tak mungkin juga kau mencintaiku.

Apa yang aku butuhkan darimu? cintakah? bukankah sudah ku dapat banyak cinta dari kekasihku? Tapi mengapa aku masih mengharapkan cinta darimu?

Aku mencintamu, sejak pertama aku melihat sorotan matamu.
Aku mencintaimu sejak pertama aku melihat hati yang lembut terpancar dari matamu.
Aku mencintaimu sejak pertama aku mendengar suara yang meneduhkan hatiku.
Aku mencintaimu sejak pertama kau berbicara, dan saat itu aku tak tahu apa yang kau bicarakan, aku hanya berkonsentrasi pada setiap lekuk di wajahmu, pancaran matamu, dan mulai saat itu aku merasakan sesuatu yang berbeda.

Hari berlalu, aku tak berani berkata "Aku mencintainya" ku tahan rasa ini, karna aku tau ku tlah berdua dengan yang lain. Sampai suatu hari rasa ini tak tertahan, rasa ini tak bisa berbohong. Aku melihatmu di ujung jalan dan hatiku bergetar hebat, akhirnya hatiku berkata "Maaf, Aku sangat mencintainya"
Jam berlalu, dan tiba-tiba  secepat itu kau pergi, sesaat setelah aku meyakinkan hatiku bahwa "Aku mencintaimu"

Mengapa kau hadir cinta, saat ku sudah ada cinta lain?
Mungkinkah jika aku bertemu kau terlebih dahulu, akankah kau juga mencintaiku?
Adakah aku di hatimu cinta?

Aku mencintaimu.

Senin, 22 Agustus 2011

True Worshippers songs

Kau Allah yang Kudus

Kau Allah yang Kudus

Kau Allah yang Kudus

Di tahta suciMu kami menyembah

namaMu disanjung kuasaMu nyata sempurna

Kami puja Engkau Raja Mulia



SUKACITA SURGA

T'RIMA SUKACITA SURGA
ITULAH KEKUATAN BAGI JIWA
KU DAPAT RASAKAN KASIH-NYA
DI TENGAH BADAI YANG BERGELORA

T'RIMA SUKACITA SURGA
ITULAH KEKUATAN BAGI JIWA
KU DAPAT SAKSIKAN KUASA-NYA
TAKLUKKAN BADAI YANG BERGELORA

REFF :
HALELUYA KAU ADA DALAM HATIKU
TAK KAN PATAH SEMANGATKU
TAK KAN HILANG KEKUATANKU
HALELUYA KU MAU BERSORAK BAGI-MU
SUKACITA SURGA NYATA PENUHIKU


Be lifted up

Hosanna in the highest

let our King be lifted up

Hosanna


Serukan NamaNya

TUHANKU MAHA BESAR
TUHANKU MAHA KUASA
RAJA SEGALA RAJA

DIA TAK KAN TERGOYAHKAN
DIA TAK KAN TERKALAHKAN
DIA HIDUP DAN BERKUASA

REFF :
SERUKAN NAMA-NYA, YESUS TUHAN RAJA
S’GALA KUASA TUNDUK DALAM NAMA-NYA
DIA LUAR BIASA, PERKASA MULIA
YESUS NAMA DI ATAS S’GALA NAMA




TOMPI - Just to be with you

If I could paint this world
It will be so colorful
Everyday I spend my whole lifetime
Loving you
After all that I have
No where else could be
Other than with you babe
Just to be with you
In my heart, I'm so sure
You're the only one
I found it very hard
To stay away
I wanna be with you
I just wanna be with you
Just to be with you


i just want to be with you darl.. love you so much YUNUS INGAN

Kamis, 16 Juni 2011

Since i found you - Christian Bautista


I think of you in everything that i do
To be with you what ever it takes i'll do
Cause you my love, you all my heart desires
You've lighten up my life forever i'm alive

Since i found you my world seems so brand new
You've show me the love i never knew
Your presence is what my whole life through
Since i found you my life begin so new
Now who needs a dream when there is you
For all of my dreams came true
Since i found you

Your love shines bright
Through all the corners of my heart
Maybe you are my dearest heart
I give you all i have my heart, my soul, my life
My destiny is you
Forever true... i'm so in love with you

Since i found you my world seems so brand new
You've show me the love i never knew
Your presence is what my whole life through
Since i found you my life begin so new
Now who needs a dream when there is you
For all of my dreams came true
Since i found you

My heart forever true...
In love with you..

Aku tahu, Aku mencintaimu


Aku tau sekarang,
aku mengerti sekarang,
aku paham sekarang

Dengan semua hal singkat yang sudah kita jalani, aku tahu, aku mengerti, aku paham.
Kamu, kamu adalah alasan aku untuk selalu bangun dengan senyuman dan harapan di hariku yang baru.
Kamu yang selalu membuatku menunggu akan hari esok yang baru, hari yang baru berarti cerita baru denganmu.

Maafkan aku yang dulu terlambat mengetahui bahwa aku adalah wanita paling beruntung memilikimu, tapi memang aku beruntung meski terlambat mengetahuinya tapi aku tak kehilanganmu.

T'rimakasih untuk cinta tulus yang bisa aku rasakan, di setiap tatapan matamu, di setiap suaramu, di setiap sentuhan lembut mu.

Hold my hand forever

Aku mencintaimu, dan akan terus seperti itu. And i don't need a reason to loving you, i love you just the way you are.. :)

Y <3 S
030511

Minggu, 12 Juni 2011

a whole new world - ost. Aladin


I can show you the world
Shining, shimmering, splendid Tell me, princess, now when did You last let your heart decide?

I can open your eyes
Take you wonder by wonder Over, sideways and under On a magic carpet ride

A whole new world
A new fantastic point of view No one to tell us no or where to go Or say we’re only dreaming

A whole new world
A dazzling place I never knew But when I’m way up here It’s crystal clear

That now I’m in a whole
New world with you Now I’m in a whole New world with you

Unbelievable sights
Indescribable feeling Soaring, tumbling, freewheeling Through an endless diamond sky

A whole new world
Don’t you dare close your eyes A hundred thousand things to see Hold your breath, it gets better

I’m like a shooting star
I’ve come so far I can’t go back To where I used to be

A whole new world
Every turn a surprise With new horizons to pursue Every moment red-letter

I’ll chase them anywhere
There’s time to spare Let me share this whole New world with you

A whole new world
That’s where we’ll be A thrilling chase A wondrous place For you and me



you bring me to the real new world, a whole new world my prince


03 May 2011


Finally i found you,
day by day and every single night i always waiting for someone who will lifted me up from my loneliness..

i'm counting how many years i spend my life just with my self, waiting for chance of God to have someone who loves me,uncounting tears that fall, but i'm still patient to waiting, waiting, and waiting again..

and finally He gave me someone who loves me, 03 May 2011 is the begining from our love story..

i love you more than anything, i love you more than every action that i take, i'll be right here loving you till the end.. :*

Hijau - Agnes Jessica


Bapa ku melihatMu melukis di atas kanvas besar

Kau menaruh teman-temanku di atasnya

Taruh aku juga di situ Bapa



Bila kanvas itu masih kosong

Biarkan aku mewarnai

padang rumput yang luas

Atau menjadi latar belakang yang lebar



Bila kanvas itu sudah hampir penuh

Biarkan aku masuk ke sela-sela yang kecil

Menjadi sehelai daun

Atau seekor belalang sembah



Namun

Bila aku belum cukup layak untuk ikut mengisinya

Biarkan aku dicampur dengan warna lain

Untuk menyelesaikan maha karya-Mu

Kamis, 24 Maret 2011

Permintaan & Penawaran dalam Ilmu Ekonomi

Hukum Permintaan (ceteris paribus) :
jumlah produk yang di minta berbanding terbalik dengan harga,maksudnya jika harga barang naik maka jumlah permintaannya akan turun dan sebaliknya. Kondisi ini bersifat ceteris paribus artinya semua faktor yang mempengaruhi berlakunya hukum permintaan dianggap tetap.

Hukum Penawaran :
jumlah produk yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga, maksudnya jika harga naik maka jumlah permintaan juga akan naik dan sebaliknya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen.
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap.
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen.
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan.
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya / intensitas kebutuhan konsumen.
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan.
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan.
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak.
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap.
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan.
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

Kurva Permintaan
Akibat dari adanya hukum permintaan tersebut kurva permintaan menjadi miring dari kiri atas ke kanan bawah, sehingga kurva permintaan dikatakan mempunyai kemiringan negatif, karena variable – variable yang bekerja dalam pemintaan bekerjanya berlawanan arah. Kurva permintaan tidak mungkin menyentuh sumbu P karena berapapun harganya pasti ada konsumen yang bersedia untuk membeli barang yang dihasilkan.
Berikut contoh permintaan, Ada seseorang yang ingin membeli buah jeruk, berikut tabel harga jeruk beserta permintaan jeruknya :

Tabel 17.3 Permintaan Jeruk DesiDari tabel di atas bisa dibuat grafik. Kurva permintaan ini memiliki kemiringan (slope) negatif atau bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. Artinya apabila harga jeruk turun, jumlah barang yang diminta bertambah atau sebaliknya (ceteris paribus). Berikut adalah kurva permintaan Buah Jeruk :

Kurva Penawaran
Kurva penawaran mempunyai kemiringan positif artinya variable – variabelnya bekerja dalam arah yang sama. Kurva penawaran miring dari kiri bawah ke kanan atas.
Untuk membuat kurva penawaran kita gunakan tabel yang ada sebelumnya. Dibawah ini adalah kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Kurva penawaran mempunyai slope positif, artinya jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.


Sumber : http://www.wilhan.co.cc/2011/03/hukum-permintaan-dan-penawaran.html
http://akhmaddwi.blogspot.com/2011/03/permintaan-penawaran-beserta-kurvanya.html

Kamis, 30 Desember 2010

Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Gaya Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan, pada dasarnya mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu. Pengertian gaya kepemimpinan yang demikian ini sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Davis dan Newstrom (1995). Keduanya menyatakan bahwa pola tindakan pemimpin secara keseluruhan seperti yang dipersepsikan atau diacu oleh bawahan tersebut dikenal sebagai gaya kepemimpinan.
Gaya kepemimpinan dari seorang pemimpin, pada dasarnya dapat diterangkan melalui tiga aliran teori berikut ini.
Teori Genetis (Keturunan). Inti dari teori menyatakan bahwa “Leader are born and nor made” (pemimpin itu dilahirkan (bakat) bukannya dibuat). Para penganut aliran teori ini mengetengahkan pendapatnya bahwa seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat kepemimpinan. Dalam keadaan yang bagaimanapun seseorang ditempatkan karena ia telah ditakdirkan menjadi pemimpin, sesekali kelak ia akan timbul sebagai pemimpin. Berbicara mengenai takdir, secara filosofis pandangan ini tergolong pada pandangan fasilitas atau determinitis.
Teori Sosial. Jika teori pertama di atas adalah teori yang ekstrim pada satu sisi, maka teori inipun merupakan ekstrim pada sisi lainnya. Inti aliran teori sosial ini ialah bahwa “Leader are made and not born” (pemimpin itu dibuat atau dididik bukannya kodrati). Jadi teori ini merupakan kebalikan inti teori genetika. Para penganut teori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup.
Teori Ekologis. Kedua teori yang ekstrim di atas tidak seluruhnya mengandung kebenaran, maka sebagai reaksi terhadap kedua teori tersebut timbullah aliran teori ketiga. Teori yang disebut teori ekologis ini pada intinya berarti bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia telah memiliki bakat kepemimpinan. Bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pengalaman yang memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut. Teori ini menggabungkan segi-segi positif dari kedua teori terdahulu sehingga dapat dikatakan merupakan teori yang paling mendekati kebenaran. Namun demikian, penelitian yang jauh lebih mendalam masih diperlukan untuk dapat mengatakan secara pasti apa saja faktor yang menyebabkan timbulnya sosok pemimpin yang baik.
Selain pendapat-pendapat yang menyatakan tentang timbulnya gaya kepemimpinan tersebut, Hersey dan Blanchard (1992) berpendapat bahwa gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan perwujudan dari tiga komponen, yaitu pemimpin itu sendiri, bawahan, serta situasi di mana proses kepemimpinan tersebut diwujudkan. Bertolak dari pemikiran tersebut, Hersey dan Blanchard (1992) mengajukan proposisi bahwa gaya kepemimpinan (k) merupakan suatu fungsi dari pimpinan (p), bawahan (b) dan situasi tertentu (s)., yang dapat dinotasikan sebagai : k = f (p, b, s).
Menurut Hersey dan Blanchard, pimpinan (p) adalah seseorang yang dapat mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk melakukan unjuk kerja maksimum yang telah ditetapkan sesuai dengan tujuan organisasi. Organisasi akan berjalan dengan baik jika pimpinan mempunyai kecakapan dalam bidangnya, dan setiap pimpinan mempunyai keterampilan yang berbeda, seperti keterampilan teknis, manusiawi dan konseptual. Sedangkan bawahan adalah seorang atau sekelompok orang yang merupakan anggota dari suatu perkumpulan atau pengikut yang setiap saat siap melaksanakan perintah atau tugas yang telah disepakati bersama guna mencapai tujuan. Dalam suatu organisasi, bawahan mempunyai peranan yang sangat strategis, karena sukses tidaknya seseorang pimpinan bergantung kepada para pengikutnya ini. Oleh sebab itu, seorang pemimpinan dituntut untuk memilih bawahan dengan secermat mungkin.
Adapun situasi (s) menurut Hersey dan Blanchard adalah suatu keadaan yang kondusif, di mana seorang pimpinan berusaha pada saat-saat tertentu mempengaruhi perilaku orang lain agar dapat mengikuti kehendaknya dalam rangka mencapai tujuan bersama. Dalam satu situasi misalnya, tindakan pimpinan pada beberapa tahun yang lalu tentunya tidak sama dengan yang dilakukan pada saat sekarang, karena memang situasinya telah berlainan. Dengan demikian, ketiga unsur yang mempengaruhi gaya kepemimpinan tersebut, yaitu pimpinan, bawahan dan situasi merupakan unsur yang saling terkait satu dengan lainnya, dan akan menentukan tingkat keberhasilan kepemimpinan.
a. Tipologi Kepemimpinan
Dalam praktiknya, dari ketiga gaya kepemimpinan tersebut berkembang beberapa tipe kepemimpinan; di antaranya adalah sebagian berikut (Siagian,1997).
Tipe Otokratis. Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi; Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi; Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata; Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat; Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya; Dalam tindakan pengge-rakkannya sering memperguna-kan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.
Tipe Militeristis. Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Seorang pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat berikut : Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan; Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya; Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan; Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan; Sukar menerima kritikan dari bawahannya; Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.
Tipe Paternalistis. Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa; bersikap terlalu melindungi (overly protective); jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan; jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif; jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya; dan sering bersikap maha tahu.
Tipe Karismatik. Hingga sekarang ini para ahli belum berhasil menemukan sebab-sebab-sebab mengapa seseorang pemimpin memiliki karisma. Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya yang sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seseorang menjadi pemimpin yang karismatik, maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supra natural powers). Kekayaan, umur, kesehatan, profil tidak dapat dipergunakan sebagai kriteria untuk karisma. Gandhi bukanlah seorang yang kaya, Iskandar Zulkarnain bukanlah seorang yang fisik sehat, John F Kennedy adalah seorang pemimpin yang memiliki karisma meskipun umurnya masih muda pada waktu terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Mengenai profil, Gandhi tidak dapat digolongkan sebagai orang yang ‘ganteng”.
Tipe Demokratis. Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia; selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya; senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya; selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan; ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain; selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya; dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.
Secara implisit tergambar bahwa untuk menjadi pemimpin tipe demokratis bukanlah hal yang mudah. Namun, karena pemimpin yang demikian adalah yang paling ideal, alangkah baiknya jika semua pemimpin berusaha menjadi seorang pemimpin yang demokratis.

Sumber:
http://elqorni.wordpress.com/2008/04/24/perkembangan-paradigma-kepemimpinan-gaya-tipologi-model-dan-teori-kepemimpinan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan